Tangani Masalah Sampah Tiap Kecamatan, Ini Upaya DLHK Kukar

img

Kepala DLHK Kukar Alfian Noor 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, pada 2022 ini akan menangani permasalahan sampah di setiap Kecamatan yang ada di Kukar.

Kepala DLHK Kukar Alfian Noor mengatakan, Bupati Kukar meminta permasalahan sampah di setiap Kecamatan bisa di selesaikan dengan baik, karena hal ini merupakan dari program dedikasi Bupati yakni, Kukar peduli lingkungan.

"Kita hari ini menggelar rakor, yang diikuti beberapa Kecamatan, untuk membahas permasalahan persampahan di Kukar. Sehingga apa yang dibutuhkan oleh Kecamatan bisa dicarikan solusi bersama," kata Alfian Noor kepada Poskotakaltimnews usai rakor, di Pemkab Kukar, Kamis (28/7/2022)

Ia menyebutkan, dari setiap Kecamatan memiliki tempat pembuangan sampah sementara, untuk menuju tempat pembuangan sampah atau pengelolaan sampah masih alami kendala, seperti akses jalan, armada dan lainnya.

"Tugas kita bagaimana menyikapi permasalahan sampah yang sembarangan ini, pada tahun ini akan kita benahi baik dari akses jalannya, hingga armadanya. Sehingga kedepan tidak ada sampah yang berserakan," sebutnya.

Menurutnya, sampah yang berserakan dipinggir jalan, tentunya sangat mengganggu estetika pemandangan yang ada di Kukar, dan tidak baik juga bagi kesehatan. Sementara kedepan setiap Kecamatan ada pengelolaan sampah terpadu, yakni sampah yang bernilai ekonomis bagi masyarakat.

"Sebenarnya sampah bisa bernilai ekonomi, tempat pengelolaan sampah yang menghasilkan nilai ekonomi saat ini ada 2, diantaranya Kecamatan Tenggarong dan Muara Jawa," ungkapnya

"Sampah bisa diolah sebagai pupuk kompos, budidaya magot, dan memilah sampah atau barang bekas yang bisa dijual kembali, target kedepan setiap Kecamatan bisa mencontoh untuk pengelolaan sampah yang menghasilkan nilai ekonomi," imbuhnya.

Ia berujar, DLHK Kukar akan membangun 6 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di 6 zonasi. Sementara konsepnya sudah ada, tinggal menunggu design rencana induk persampahan.

"Konsep TPA itu sudah kita muat, sekarang kita menyusun design rencana induk persampahan," pungkasnya.(*riz/adv)